Oktober 06, 2012


Kawan, Di mana semangatmu?
Oleh 123+170

Berlatih tanpa lelah
Berkarya dengan cita
Berusaha tanpa putus asa
Berkreasi tiada henti
Itulah yang harus kau miliki, kawan
Sebagai generasi penerus bangsa
Sebagai pemuda negeri tercinta
Sebagai tonggak kemerdekaan
Sebagai pahlawan bumi pertiwi
Tapi kini, itu tak ada di jiwamu
Di mana semangatmu?
Di mana semangatmu?
Semangat yang dimiliki para pejuang
Semangat yang dimiliki para pemenang
Bukan semangat yang dimiliki para pecundang
Di mana semangatmu?
Semangat yang terus berkobar di jiwa
Yang tak pernah padam ditelan waktu
Semangat yang membawa kebaikan
Semangat yang membuatmu bangga menjadi
Pemuda Indonesia…



Ini merupakan salah satu karya 123+170, Info yang saya dapatkan dia membuat puisi ini secara mendadak, jadi begitu puisinya, belum sempurna, 
Untuk 123+170, kutunggu karyamu selanjutnya

September 18, 2012


Ini lho, salah satu contoh pidato dalam rangka memperingati HUT NKRI

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Yang terhormat …
Yang kami hormati …
Yang kami hormati hadirin yang berbahagia
            Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat, taufik, hidayah serta inayah-Nya kepada kita sehingga kita dapat berkumpul dalam acara yang InsyaAllah dirahmati oleh Allah.aamin
            Shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad SAW yang senantiasa kita nantikan syafaatnya di Yaumul Qiyamah.Allahumma aamin
Hadirin yang terhormat
Sebentar lagi usia Negara kita sudah menginjak 66 tahun. Setelah dijajah beratus-ratus tahun yang lalu, yang membuat rakyat menderita, rakyat sengsara. Namun itu telah tiada karena kita sudah merdeka. Perlu diketahui bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa para pahlawannya. Marilah kita mengingat kembali betapa besar perjuangan para pahlawan untuk meraih Kemerdekaan, seperti kemerdekaan yang kita nikmati saat ini. Pengorbanan nyawa para pahlawan patut kita kenang agar kita bisa menghargai perjuangan mereka. Kita tidak bisa seenaknya saja meninggalkan sejarah bangsa ini yang membuat kita seperti ini, tidak menghargai perjuangan mereka, karena tanpa perjuangan mereka kita tidak bisa menikmati indahnya kemerdekaan.
Hadirin yang berbahagia
            Sebentar lagi 66 tahun kita merasakan kemerdekaan. Marilah kita bertanya kepada diri masing-masing apa yang sudah kita lakukan untuk bangsa ini? Bukan apa yang kita dapatkan dari bangsa ini?? Jika pertanyaan yang seperti itu yang selalu muncul dipikiran kita maka tidak akan terjadi hal-hal yang merugikan bangsa dan diri sendiri. Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Hedonisme merupakan hal yang tidak seharusnya terjadi di bangsa ini. Kita harus tetap mempertahankan Kemerdekaan ini untuk selama-lamanya dan ini menjadi tanggungjawab kita sebagai generasi penerus bangsa. Kita lihat, bangsa kita sedang mengalami dekadensi moral di segala lini kehidupan, dari tingkat bawah hingga tingkat atas, dari lingkup terkecil, diri kita, keluarga, lingkungan masyarakat, bangsa sekalipun. Sebagai generasi muda penerus bangsa ini kita tidak bisa tinggal diam, berpangku tangan atas permasalahan ini. Kita harus bisa merubahnya berawal dari diri kita masing-masing. Kalau sekarang kejujuran adalah sesuatu yang langka, mari kita tanamkan kejujuran di diri masing-masing. Kalau kesopanan telah luntur dari kehidupan masyarakat, mari kita budayakan kembali. Jika gotong royong mulai luntur dari diri kita, mari kita hidupkan kembali. Era globalisasi sesuatu yang tidak bisa dihindari dari kita, tapi kita harus bisa menyikapinya dengan arif. Menutup diri terhadap globalisasi adalah kemustahilan. Bagaimana kita menyikapinya tanpa menghilangkan jati diri bangsa.
Hadirin yang kami hormati
            Jati diri bangsa merupakan sesuatu yang harus kita jaga sebaik-baiknya. Bangsa yang kuat adalah bangsa yang tidak kehilangan jati diri atau identitas bangsanya. Apa yang harus kita lakukan sebagai genersi penerus bangsa dalam mengisi kemerdekaan??? Belajar untuk mencari bakal dalam mengabdi pada bangsa, karena pada nantinya kita yang akan menggantikan kepemimpinan di negeri ini. Dengan bekal iman, taqwa, ilmu pengetahuan, dan skill kita harus bisa menjadikan negeri ini lebih baik dalam mencapai tujuan nasional. Janganlah kita tidak memperdulikan permasalahan yang terjadi saat ini, tapi kita harus menyelesaikan permasalahan dan menanggapinya dengan bijaksana. Kita juga harus membudayakan kembali nilai luhur bangsa yang pada nantinya akan menjadikan bangsa yang bermoral. Tak lupa kita juga harus senantiasa menjaga diri kita dari kebudayaan hasil globalisasi, tindakan kita yaitu harus menyeleksinya apakah sesuai dengan kepribadian bangsa. Kita harus bersatu, berjuang dalam mewujudkan cita-cita nasional, cita-cita bangsa kita, Indonesia Jaya. Merdeka!!!!
Kiranya cukup sekian dari kami, kurang lebihnya kami mohon maaf yang setulus-tulusnya. Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat bagi kita semua, terimakasih atas perhatiannya.
Wabillahitaufik walhidayah.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Memahami konsep geografi…
Kebumen, hampir tersebar diseluruh wilayah Indonesia terdapat dataran tinggi atau sering disebut pegunungan. Pegunungan merupakan dataran yang lebih tinggi dibandingkan daerah disekelilingnya. Biasanya jarak antara pegunungan dengan pusat pemerintahan daerah cukup jauh. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pun membutuhkan pengorbanan, dari waktu yang tersita untuk menjangkau pasar, fasilitas transportasi yang belum menjangkau daerah pegunungan tersebut, serta jalan yang dilalui belum diperbaiki. Namun sekarang sudah mulai ada pemerintah telah melakukan pembangunan, dari perbaikan jalan hingga transportasi untuk menjangkau daerah tersebut. Misalnya, angkutan desa jurusan Kebumen-Krakal, Kebumen-Pencil, Kebumen-Karangsambung, dengan adanya ini masyarakat setempat lebih mudah dalam menjangkau daerah kota.
1.      Konsep Jarak Relative
Kaitannya dengan waktu, ekonomi daerah pegunungan lebih membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menuju ke pasar karena jarak yang jauh pula. Jika ada warung terdekat, harga kebutuhan pun bisa lebih mahal dibandingkan dengan harga aslinya.
2.      Konsep Keterjangkauan
Hubungan antara daerah dataran dengan pegunungan dalam hal sarana prasarana transportasi jelas berbeda, di daerah dataran tinggi jarang sekali terjangkau oleh angkutan umum.
3.      Konsep Diferensiasi Areal
Areal pegunungan identik dengan hasil pertanian dan perkebunan yang melimpah. Tanah di daerah ini subur, cocok untuk menanam tanaman palawija, sayur-sayuran, buah-buahan lainnya.
4.      Konsep Morfologi
Relief permukaan bumi disebakan oleh tenaga Endogen. Daerah pegunungan arealnya lebih tinggi dibandingkan dengan dataran rendah. Ketinggian mencapai 200m.
5.      Aspek Sosial
Adat, kebiasaan, serta kebudayaan masyarakat pegunungan lain dengan dataran rendah.
6.      Konsep Pola
Pola pemukiman di daerah dataran tinggi umumnya menyebar, jarak antar rumah yang satu dengan lainnya agak berjauhan.


BANGSA ASSYIRIA

Bangsa Assyria adalah bangsa penganut polytheisme yang berhasil menguasai seluruh daerah Mesopotamia (kecuali Mesopotamia selatan yang masih dibawah kuasa Neo-Babylonia). Bangsa Assyria menyembah dewa Assyur atau dewa matahari namun masyarakat Assyria mulai menganut agama Kristen yang berpusat di Gereja Timur karena adanya pengaruh dari Kekaisaran Roma.
Pada abad ke-7 Bangsa Arab mulai masuk Assyria. Pada masa ini Assyiria mengalami Arabisasi dan Islamisasi namun bangsa Pri-bumi Assyria yang telah menganut Kristen melakukan perlawan untuk mempertahankan etnis Mesopotamia, warisan, identitas, nama dan Mesopotamia Aram dialek sebagai bahasa ibu. Masa masuknya pengaruh Islam-Kristen ini disebut Neo-Assyria.
Raja-raja yang pernah berkuasa  di kerajaan Assryia adalah Raja Sargon II (kelanjutan Raja Sargon Akkadia), Raja Sennacherib, dan Raja Assurbanipal. Bangsa Assyria telah menguasai ilmu Astrologi, yaitu ilmu perbintangan dan ilmu Astronomi, yaitu ilmu tengtang benda-benda angkasa. Bangsa ini juga mengenal pemagian tahun menjadi 365 1/4 hari.
Bangsa Assyria lambat laun mulai melemah karena adanya pergolakan politik, etnis dan agama antara Islam Arab dengan Kristen Roma. Hal ini diketahui oleh Neo-Babylonia atau Chaldea. Bangsa ini mulai menyerang Kerjaan Assyria. Penyerangan sampai puncaknya pada tahun 612 SM hingga membuat kerajaan ini kehilangan ibu kotanya yaitu Niniveh.
Perekonomian masyarakat Assyria bertumpu pada bidang pertanian dengan hasilnya antara lain, gandum, zaitun, buah anggur, dan sayur mayor. Pekerjaan berdagang pada masyarakatnya dianggap rendah, sehingga mereka tidak suka berdagang. Bagi orang yang meninggal tradisinya diberi pakaian lengkap dan dalam menguburkan mayat dibarengi dengan ratapan terhadap orang yang meninggal.
Hasil kebudayaan bangsa Assyria:
  •  Dibangunnya perpustakaan besar yang terdiri dari 22.000 lempeng tanah liat dan dengan tulisan paku.
  • Astronomi dan astrologi dengan pembagian waktu 1 hari=24 jam, 1 minggu=7 hari, dan 1 tahun= 365 ¼ hari.
  •  Berkembangnya seni sastra secara pesat pada masa Assurbanipal.
  •  Berkembang ilmu arsitektur, matematika, dan seni pahat.

Bangsa Assyria dikenal sebagai bangsa yang suka perang.

semoga bermanfaat..:)

September 17, 2012


Salah satu tempat wisata di Kebumen


 

Asal mula ditemukannya Pemandian Air Panas Krakal
Pemandian Air Panas ditemukan oleh seorang Penggembala yang diawali hewan gembalanya sering hilang,namujn beberapa saat kemudian muneul kembali eam anehnya hewan hewan gembalanya yang semula menderita penyakit setelah kembali ternyata sudah sembuh.
Karena penasaran dan rasa ingin tahunya, Penggembala itu memebututi hewan gembalanya yang masuk kearah semak belukar dan ternyata disemak belukar tersebut terdapat mata air yang rasanya asin dan panas.
Kemudian Pemandian Air Panas Krakal mulai dikenal oleh masyarakat yang dapat menyembuhkan penyakit kulit,diawaliu ketika salah seorang putra bangsawan dari Kartosuro yang bernama Pangeran Juru,dia telah bertahun-tahi\un dari kecil hingga menginjak masa remaja mendapat musibah yaitu menderita penyakit yang sulit disembuhkan. Sudah berbagai jalan ditempuh untuk mengobati Pangeran Juru tetapi hasilnya tidak memuaskan,padahal penyakit tidak begitu aneh hanya koreng saja.
Karena penykit tersebut sangat menjijikan maka Pangeran Juru dijauhi oleh teman-temannya bahkan hinaan dan ejekan sudah menjadi makanan setiap hari dan  dia juga sering menangis bersedih dan akhirnya Pandgeran Juru menjadi rendah diri.Putra bangsawan ini sudah putus asa juga kedua orang tuanya karena penyakit yang diderita anaknya tidak sembuh.Satu-satunya jalan hanya memohon kepada Tuhan agar memberi petunjuk dan jalan serta ketabahan hati.
Karena kekuasaan Tuhan maka pada suatu malam Pangeran Juru bertemu dengan seseorang yang tidak mempunyai ujud tetepi ada suaranya. Ia memberikan petunjuk kepada Pangeran Juru bahwa kalau ingin sembuh dari penyakit yang dideritannya Pangeran Juru harus mandi dengan air, tetapi air itu lain daripada yang lain. Air itu asin rasanya, panas/ hangat dan harus diminum. Untuk mendapatkan air itu harus menelusuri ke Utara dan jangan berhenti sebelum menemukannya. Keesokan harinya Pangeran Juru mengadukan mimpinya kepada ayahnya, setelah mendengar berita dari anaknya maka ia segera memerintahkan kepada bawahannya untuk bersiap-siap dan berangkat untuk mencari air yang diceritakan oleh Pangeran Juru.
Siang berganti malam ,malam berganti hari dan tidak terasa mereka telah berbulan-bulan menempuh perjalanan yang sangat melelahkan, kadang mereka mencabut senjata untuk menghadapi binatang-binatang buas dan kawanan perampok yang menghadang mereka karena pada waktu itu Daerah Kebumen masih sangat menyeramkan. Setelah melalui perjalanan yang sangat melelahkan akhirnya rombongan menemukan sumber air itu dan setelah Pangeran Juru sembuh dengan cara mandi berendam kurang lebih 15 menit dan meminum airnya sedikit . Atas permintaannya itu dibut sumur pada letusan-letusan kecil diparit tersebut dan dibuatlah gubug sederhana didekatnya, parit yang tadinya berada ditempat letusan-letusan sekarang sudah dipindah ke Selatan dijadikan batas antara Desa Kalirancang dengan Desa Krakal. Mata airnya tepat di Desa Krakal hamper berbatasan dengan Desa Kalirancang, di kanan kiri perit tersebut diberi nama “Kalisinan “ yang sampai sekarang ini dijadikan nama sebuah dukuh di Desa Kalirancang. Dengan banyak orang mengenal iti, kemudian di kenal dengan nama “Banyuanget”sampai sekarang. Animismc Dacrah itu masih berkenbang dan penduduk di Daerah itu masih sering melakukan sesaji , membakar dupa. Tak kalah penasarannya juga dikalangan Istan  Kartosuro ramai diperbincangkan masalah air panas sehingga para sentana ingin membuktikan tentang hal itu dan berturut-turut Sentana Kartosuro yang berkumjung ketempat itu:
1. Pangeran Cokro Negoro
2. Pangeran Cokro Atmojo
3. Pangeran Sunu Proyo
4. BRA.Cokro Darsono2
Lokasi
Desa Krakal, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen. Dekat Kantor Kecamatan Alian, SMP N 1 Alian
Fasilitas
1.        Kamar Pemandian Air Panas
2.       Sumur Sumber Air Panas
3.       Warung Makan
4.      Tempat Parkir
5.       Musholla
6.      Tempat bermain
7.       Panggung hiburan
8.      Pustaka
Tiket masuknya murah lho… Silakan berkunjung!
Ingat Kebumen, Ingat Pemandian Air Panas Krakal


Ikhlas

Ikhlas berasal dari bahasa Arab “khalasah” yang artinya bersih. Pentingnya ikhlas adalah :
1.      Merupakan ruhnya amal
2.      Merupakan syarat diterimanya amal
3.      Mendatangkan berkah dan pahala dari Allah
4.      Penentu nilai amal dan mutu.
Dalil ikhlas dalam berniat : “sesungguhnya setiap amal bergantung pada niat”, “Al-Bayyinah :5”, “Az-zumar : 11”.
Kedudukan niat, niat menentukan diterimanya amal perbuatan seseorang, niat menentukan balasan dari Allah. Untuk membedakan antara ibadah dan bukan. Ibadah ada Ghairumaghdoh dan maghdoh. Segala perbuatan yang diawali dengan menyebut nama Allah akan bernilai ibadah, ikhlas boleh dikatakan sesuai dengan hati. Pentingnya memperbaharui niat, agar melakukan sesuatu karena Allah. Niat seperti computer yang rentan terhadap virus (keinginan untuk berhenti dari amal perbuatan baik): riya, bergeser dari niat semula, pamer, sombong, ingin dipuji, karena pengaruh bermacam-macam hal. Cara  ikhlas beramal: Mengetahui pentingnya ikhlas, Mengingat Allah melihat pandangan Allah bukan manusia, Tidak memandang ikhlas dengan berlebihan, menambah pengetahuan kepada Allah, memperbanyak amal rahasia, menghindari dan mengurangi sifat saling memuji, berdoa agar selalu diberi keikhlasan dan dijauhkan dari syirik.

September 15, 2012



Saat lebaran, kumpul bersama keluarga adalah hal yang menyenangkan, bermaafan, makan kue yang beraneka rasa. Kurang lengkap rasanya kalau tidak ada dokumentasi. Ini dia... beberapa saudara di keluargaku :)